Rabu, 30 Desember 2009

Persaingan Ketat Bisnis

Siapa yang tak kenal dengan dua perusahaan besar Consumer Goods, mereka selalu berlomba untuk dapat menjadi jawara dalam persaingan bisnis mereka.
Dengan segmen yang berbeda mereka mencoba meraih perhatian pasar dan dengan segala bentuk promosi baik melalui media cetak, elektronik dan juga bentuk promosi yang langsung ditujukan kepada calon konsumen. Mereka bersaing dengan cara-cara yang mungkin tidak biasa dimata konsumen pada umumnya. Seperti yang pernah saya lihat di salah satu Mall dengan pusat perbelanjaan yang cukup besar di Jakarta, mereka melakukan aktivitas promosi yang terbilang cukup tidak biasa, melakukan promosi bersebelahan dengan produk yang kompetitor.
Terlihat sangat riuh dengan menggunakkan soundsystem yang terlalu keras karena 1 dan yang lainnya tidak mau begitu saja tersingkir dari persaingan tersebut. Saya mengamati bukan hasil optimal yang mereka dapatkan, malah beberapa konsumen yang lalu lalang merasa sedikit teganggu dengan adanya suara2 yang bising. Memang untuk beberapa konsumen akan merasa tertarik dengan adanya kegaduhan yang dibuat karena persaingan tersebut karena mereka juga menawarkan berbagai macam gimik yang menarik yang bisa dibawa pulang oleh para calon konsumen.
Pertanyaan saya apakah mereka perlu melakukan hal-hal seperti itu dengan mengenyampingkan hak konsumen dan mungkin juga untuk beberapa calon konsumen yang merasa terganggu itu sudah menjadi kerugian bagi si calon konsumen.
Bersaing sehat dan juga memperhatikan hak-hak orang lain itu juga yang harus di kedepankan untuk memenangkan persaingan dalam bidang apapun juga.

Tulisan di atas merupakan Keanekaragaman pasar dalam perilaku konsumen. .

Minggu, 15 November 2009

Perilaku Konsumen

Pada saat menjelang hari raya Idul Fitri kemarin, ketika saya berada di pusat perbelanjaan. Saya mengamati beberapa konsumen yang sedang sibuk berbelanja. Membeli kebutuhan untuk menjelang hari raya Idul Fitri. Banyak konsumen yang membeli panganan kue pada saat itu. Terutama kue Nastar menjadi pilihan utama para konsumen.
Mengapa mereka memilih kue Nastar ???. Karena selain simple dan mudah di dapat, kue Nastar juga banyak pilihan bentuk dan rasa. Dan dapat di hidangkan pada acara atau suasana apapun. Maka dari itu para konsumen memilih panganan tersebut. Karena panganan tersebut mempunyai keunggulan tersendiri.
Begitulah keadaan perilaku konsumen pada saat itu yang saya amati. .

Senin, 02 November 2009

Segmentasi Pasar terhadap Perilaku Konsumen

Strategi Baru Coca-Cola Garap Segmen Pasar Remaja
Jumat, 12 Januari 2007 10:27
Menguasai 85 persen pasar minuman berkarbonasi di Indonesia, Coca-Cola tak henti melakukan penetrasi pasar. Kali ini, produsen minuman asal AS itu membidik segmen remaja yang dinamis. Apa strategi yang diterapkan?

Ribuan balon berisi pesan dan tekad positif dari remaja dilepaskan di area Plaza Barat Senayan, Jakarta, Minggu pagi lalu. Itu terjadi pada acara positiFIESTA, salah satu kegiatan yang menandai peluncuran kampanye baru Coca-Cola di Indonesia, yakni Hidup Ala Coca-Cola. Balon itu perlambang pesan dan tekad remaja untuk bersikap positif dalam menjalani kehidupan, antara lain menjadi lebih baik dalam pendidikan, mendapat penghasilan sendiri dan membahagiakan anggota keluarga.

Sebelum prosesi pelepasan balon, ribuan remaja yang ikut positiFIESTA berkonvoi kendaraan sepanjang Jalan Sudirman hingga Bundaran HI. Lalu, berkumpul lagi guna menyaksikan aneka pertunjukan.

"Kebahagiaan adalah pilihan. Itu pesan kampanye komunikasi baru Coca-Cola Indonesia," kata Adhita Idris, marketing manager colas and teas PT Coca-Cola Indonesia. "Hidup ala Coca-Cola berarti melihat kehidupan dari sudut pandang positif, bersikap optimistis, dan menyadari bahwa kebahagiaan adalah pilihan dalam menjalani hidup sehari-hari," lanjutnya. (Indo Pos)